PERKEMAHAN KEMERDEKAAN JAWA TIMUR 2012

GLENMORE – Jum’at kemarin (5/10), santri utusan Pondok Sunan Ampel dan ratusan pelajar SMA/SMK/MA dari beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur menjadi peserta dalam  Kemah Kemerdekaan Se-Jawa Timur (Jatim) tahun 2012. Kegiatan ini  dilangsungkan   di Bumi Perkemahan Perkebunan Glenmore di Desa Margo Mulyo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Bupati Anas yang juga  menjabat sebagai Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Banyuwangi membuka langsung perhelatan kebanggaan pramuka  yang berlangsung dari tanggal 5 – 7 Oktober ini.

Bupati Anas, membacakan sambutan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda)  Provinsi Jatim, Drs Syaifullah Yusuf, mengatakan, perkemahan ini adalah wahana bagi peserta didik yang aktif sebagai anggota Organisasi Intra Sekolah (OSIS) dan anggota gugus depan di sekolah masing-masing untuk dibimbing menjadi sosok manusia dewasa yang bisa mengembangkan potensi dirinya. Apalagi dalam kegiatan ini semua peserta akan mendapatkan materi sekaligus penerapannya di lapang, tentang dinamika kelompok, pengembangan kepribadian, bela negara, karya bakti dan refleksinya.

Selain itu secara pribadi, Bupati juga berpesan agar tantangan yang ada saat ini dihadapi dengan ilmu yang matang. “Tantangan generasi muda saat ini berbeda dengan di masa lalu. Tantangannya lebih kompleks karena didukung oleh kecanggihan teknologi yang jika tidak dimanfaatkan dengan baik, justru akan menghancurkan moral generasi muda,”tegas Bupati. Karenanya, ujar Bupati, diharapkan para peserta bisa mengkombinasikan kecerdasan, ketrampilan, disiplin dan kreatifitasnya dengan nilai-nilai keagamaan (spiritualitas, Red). Termasuk bagaimana memahami dan mensosialisasikan bahaya HIV/AIDS, mengingat yang terinfeksi penyakit ini rata-rata berusia 16-20 tahun.“Mudah – mudahan pramuka hadir untuk menjawab tantangan kebangsaan dan melawan berbagai penyakit masyarakat,” harap Bupati.

Sementara itu, ketua panitia, Kak Budiyanto, mengatakan, antusiasme peserta sangat besar untuk mengikuti kegiatan ini. Hal itu, ujarnya,  terlihat dari jumlah peserta yang mencapai ratusan orang. “Peserta membludak hingga mencapai 926 orang. Dengan pembina sebanyak 55 orang. Mereka berasal dari Kabupaten Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Jember, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan, ” terang  pria yang dalam gerakan Pramuka Banyuwangi  menjabat sebagai wakil ketua Bidang Pembinaan Anak Didik ini.

Dalam kegiatan ini juga ditampilkan pertunjukan tari  Jejer Jaran Dawuk. Tarian ini  dibawakan secara massal oleh 48 siswa penegak kwartir ranting gerakan Pramuka Kecamatan Glenmore asuhan Kak Budiono. 2 orang peserta BEC (Banyuwangi Ethno Carnival) 2011  juga ikut meramaikan kegiatan ini dengan memamerkan kostum yang mereka kenakan dalam BEC tahun lalu. Sejumlah pengurus gerakan pramuka Kwartir Daerah provinsi Jatim juga tampak hadir .

Selain menampilkan pertunjukan tari Jejer Jaran Dawuk, banyak juga penampilan-penampilan dari para peserta kemah dari beberapa sangga asal, diantaranya tari Gandrung, koor dan juga yang istimewa kombinasi tari semaphore dengan atraksi tongkat yang dengan lihai dimainkan oleh wakil dari Pondok Sunan Ampel sendiri.

2 Tanggapan

  1. ka minta lambang KMD 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: